Leica V-Lux 20, Alasan Lain Untuk Bersyukur Sebanyak-Banyaknya Kepada Allah

Pose setelah menerima si Leica

Alhamdulillah, lagi-lagi Alhamdulillah. Setelah pada hari Selasa pekan lalu saya mendapatkan hadiah dari vidiyan dot com, kali ini Allah ngasih saya rejeki lain. Kali ini lebih besar, dan lebih tidak diduga-duga dan diharap-harapkan. Hadiah yang saya terima adalah berupa Kamera Digital Leica V-Lux 20 dari program Kilas Lensa Anak Bangsa BRI Syariah.

Jadi, semua berawal dari pemberitahuan seorang sahabat (sebut saja namanya Leni *padahal emang itu namanya*) tentang adanya event BRI Syariah yang berjudul Kilas Lensa Anak Bangsa. Nah, si Leni ngasih tau saya tentang ini lewat twitter. Dan event ini punya account twitter di @BRISyariah_foto. Setelah saya follow, ya saya jadi tau lengkapnya semua info tentang program KLAB ini. Ditambah lagi dengan buka langsung websitenya di http://brisyariahphotography.com, makin jelas lah apa aja yang harus saya lakukan untuk ikut lomba ini.

Aturan lombanya sendiri simpel dan sederhana banget. Peserta lomba diminta untuk meng-submit 10 link foto masjid atau pasar tradisional yang ada di website-website fotografi seperti fotografer.net, ayofoto.com, atau flickr.com. Kita tinggal memilih foto mana yang menurut kita keren, dengan syarat fotografer foto itu adalah WNI dan lokasi foto adalah di Indonesia. Begitu saya baca peraturan dan persyaratannya, reaksi pertama saya adalah “Wah! Gampang banget ini lombanya! Tapi hadiahnya luar biasa besar.”

Langsung lah saya menuju ke website-website fotografi yang disebutkan di atas. Saya akhirnya memilih fotografer.net karena saya sudah punya account di sana. Kalo di flickr.com, kemungkinan fotografernya bukan WNI atau lokasi foto di luar negeri. Dan ternyata di fotografer.net fotonya keren-keren!! Agar lebih mudah mencari foto pasar dan masjid yang bagus-bagus, di Gallery saya langsung memilih pilihan terurut berdasarkan nilai (nilai tertinggi ). Nah, saya pun bisa langsung liat foto-foto terbaik dan paling banyak disukai oleh anggota fotografer.net. Hal ini jelas mempermudah saya untuk memilih foto yang paling saya sukai dan terbaik untuk dijadikan 10 kandidat foto untuk lomba KLAB ini.

Setelah melalui proses screening puluhan foto masjid dan pasar, akhirnya saya memilih 10 foto terbaik yang terdiri dari 6 foto masjid dan 4 foto pasar. Untuk masjid, saya memilih foto Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Masjid Agung Semarang, Masjid At-Tin Jakarta Timur, dan 3 masjid lain yang saya lupa. Untuk Pasar yang saya ingat adalah Pasar terapung Lok Baintan di Kabupaten Banjar, Pasar Klewer Solo, dan 2 lagi saya lupa. Saya sangat kagum dengan hasil foto masjid dan pasar yang saya pilih itu.  Menurut saya sangatlah cocok untuk disertakan sebagai 13 foto pemenang program KLAB  yang akan dijadikan kalender 2011 BRI Syariah. Kesepuluh foto itu pun saya copy link nya dan saya submit lewat fan page nya BRI Syariah di FB.

Waktu pun berlalu semenjak saya meng-submit link-link foto tersebut. Kira-kira sebulan kemudian, tepatnya hari Rabu tanggal 3 November, tiba-tiba saya menerima email dari Kilas Lensa Anak Bangsa BRI Syariah. Isinya adalah undangan kepada saya (dan satu orang rekan) untuk menghadiri acara pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah pada hari Jumat tanggal 5. Di email itu tulisannya sih saya diundang sebagai perwakilan dari subscriber foto. Dan waktu nerima email ini, saya nggak ada feeling saya sekali bakal dapat hadiah, malah bingung karena acaranya jam 3 sore hari Jumat which is masih jam kerja. Akhirnya daripada bingung-bingung saya telepon aja langsung ke contact personnya. Saya pun menanyakan, kapasitas saya diundang ke sana sebagai apa? Kalo cuma perwakilan aja, saya mungkin akan menolak undangan itu, karena kerjaan yang harus dikorbanin. Tapi ternyata menurut si mbak CP ini, saya diundang sebagai 10 besar finalis subscriber foto yang berpeluang untuk memenangkan 3 kamera Leica yang harganya bikin geleng-geleng kepala. Setelah tau itu, saya langsung konfirmasi bahwa saya akan datang. Langsung saya mengajukan permission untuk pulang cepat hari Jumat tanggal 5 untuk bisa hadir ke TeSate Restaurant di Plaza Senayan.

Walaupun saya terpilih jadi finalis KLAB, saya berusaha untuk merahasiakan hal ini dan tetap tenang dan tidak berharap banyak. Pengalaman saya, kalo saya berharap banget untuk dapat suatu hal, malahan nggak dapat, contohnya Grand Door Prize Yamaha Mio dari Outing Gelindo. Walaupun jujur sih, tegang dan penasaran juga apakah bakal dapat kamera Leica itu atau nggak. Akhirnya pada tanggal yang ditentukan, 5 November 2010, saya pergi ke tempat pengumuman hadiah di Plaza Senayan. Sesampainya di sana dan sepanjang acara sampai sebelum pengumuman saya masih santai, malah makan penganan ringan yang disediakan (bilang aja laper XD).

Mulai deg-degan lagi pas pengumuman pemenang. Pertama disebut adalah pemenang ke-3. Dan “Jreng jreng jreng jreng”, ternyata pemenang ketiga dengan hadiah berupa kamera Leica V-Lux 20 adalah: SAYA alias MOHAMAD SIDIK!! Waaah, Alhamdulillah banget deh rasanya… Walaupun sebenarnya udah ada feeling bakal menang, soalnya udah diundang untuk datang ke acara penyerahan hadiah. Maju ke depan untuk penyerahan hadiah, langsung diminta untuk membuka kemasan plastik dan menunjukkan ke arah kamera (banyak sekali kamera, maklum acara fotografi), hadiah yang saya terima. Pemenang ke-2 adalah mbak-mbak asal Malang, yang diwakili oleh kerabatnya. Pemenang pertama, yang sangat beruntung mendapatkan kamera Leica X-1 seharga Rp18.000.000,00, ternyata bernama Ajie. Begitu namanya disebut, langsung nyengir kuda itu si Ajie, hahaha… Anyway, selamat ya buat para pemenang termasuk saya sendiri, hehehe

Hadiah yang saya dapatkan, Kamera Leica V-Lux 20 ini ternyata berharga Rp7.000.000,00, bahkan seharga kamera DSLR low-end class dari Nikon dan Canon. Wow!! Awalnya saya nggak ngerti kenapa bisa semahal itu harganya. Tapi begitu memegang dan mencoba memakainya, barulah saya tau kenapa si Leica ini begitu mahal harganya. Body nya robust dan nyaman digenggam, kualitas lensanya sangat menawan, LCDnya bersih dan terang, ditambah lagi tersedianya mode manual yang bisa digunakan oleh pengguna yang mengerti fotografi. Alhasil, saya pun mulai mempelajari berbagai macam istilah seputar fotografi dan berniat untuk belajar dari dasar dan berlatih menggunakan mode manual yang ada di si Leica ini. Doakan semoga nantinya saya bisa jago fotografi yaaah! Hehehe…

Leica V-Lux 20

  1. wuiih.. selamat ya Dik!

    Leica itu merk kamera yang kayak Volvo, dah kesalip2 kemana2 sama BMW atau Mercedes (dari segi kualitas, popularitas) tapi namanya dah pundung melegenda jadi kamera legendaris😀

    jadi ga usah bingung nyari2 apa bagusnya ni kamera, mending ente pajang aja di lemari pajangan (kalau ada :p)

  2. wah selamat dik. ntar kl nikah gak usah nyewa fotografer dari studio. minta tlg temen yg jago foto aja trus pake kamera itu😛

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: