Gembok dan Anak Kunci


(cc) image credit: harmony19490

Memilih pasangan hidup bukan hanya masalah menyortir kandidat-kandidat terbaik, kemudian memilih yang terbaik menurut kita. Memilih pasangan hidup lebih pas kalo dianalogikan dengan menemukan anak kunci yang tepat untuk membuka gembok. Karena ternyata memilih yang terbaik pun belum tentu tepat dan cocok untuk kita.

Permisalannya seperti ini, anak kunci diibaratkan sebagai pria dan gembok sebagai wanita. Pria dan wanita yang merupakan pasangan yang tepat diibaratkan sebagai anak kunci dan gembok yang sesuai. Ada gembok yang terbuat dari emas 24 karat, lalu ada anak kunci yang terbuat dari emas. Ketika dicoba dipasangkan, si kunci emas itu tidak cocok dan tidak bisa membuka gembok emas. Tapi ada anak kunci yang terbuat dari tembaga, dan waktu dipasangkan dengan gembok emas, ternyata gembok emas itu bisa terbuka dengan sempurna. Simply said, gembok emas dan anak kunci emas walaupun sama-sama dari emas, ternyata mereka tidak cocok. Tapi justru anak kunci dari tembaga yang cocok dengan gembok emas itu.

Permisalan itu bisa saja dibalik, anak kuncinya terbuat dari emas. Gembok yang cocok untuknya bisa jadi terbuat dari tembaga atau besi rongsokan bahkan. Yang terpenting adalah anak kunci dan gembok itu cocok dan bisa saling membuka. Seorang pria, sama seperti anak kunci, mempunyai peran untuk bisa membuka hati wanita, yang diibaratkan sebagai gembok, agar bisa terbuka dan menerima anak kunci itu untuk masuk ke dalam hidupnya.

Permisalan di atas sebenarnya bisa dibilang mewakili diri saya. Saya selalu berharap diberikan jodoh yang terbaik dan tepat MENURUT ALLAH. Karena bisa jadi, kita melihat seorang wanita sempurna di mata kita, tapi karena ternyata kita tidak bisa membuka gemboknya (karena memang bukan pasangan yang sesuai), maka akhirnya dia tidak jadi jodoh kita. Apalagi Allah Maha Pembolak-balik hati manusia. Seseorang yang menurut kita dialah pasangan yang tepat untuk gembok/anak kunci kita, mungkin besok atau suatu saat nanti ternyata bukanlah yang sesuai untuk kita. Maka dari itu, daripada lelah berharap pada manusia, lebih baik menyerahkan kepada Allah apa yang terbaik bagi kita, tentunya setelah kita berikhtiar secara optimal.

Contoh nyata dari jodoh bukan perihal mencari yang terbaik (tapi mencari yang tepat) adalah banyaknya kisah nyata pasangan yang baru kenal atau belum lama kenal, kemudian menikah, dan langgeng sampai saat ini. Hal itu membuktikan bahwa si Pria atau wanita itu menemukan anak kunci/gembok yang tepat untuk dirinya. Ada orang yang sudah pacaran 10 tahun lebih, trus putus, bertemu orang lain beberapa hari, langsung menikah dan berjodoh hingga saat ini. Jodoh memang benar-benar hak prerogatif Allah, maka dari itu sangatlah wajar apabila kita memohon pada Allah agar diberikan jodoh yang tepat dan terbaik untuk kita.

Permisalan gembok dan anak kunci itu juga bisa untuk menggambarkan bagaimana pria dan wanita yang berjodoh menurut Allah, bisa jadi memiliki banyak perbedaan. Justru karena perbedaan tersebut masing-masing bisa saling mengisi dan mewarnai. Tentunya, perbedaan yang saya maksud di sini BUKANLAH perbedaan aqidah atau hal mendasar yang tidak bisa diganggu gugat lainnya. Sama seperti anak kunci dan gembok tadi, karena mereka berbeda mereka bisa saling membuka. Perbedaan usia, fisik, suku, ras, karakter, atau hobi malah jadi nuansa unik tersendiri, bukan alasan pemisah. Begitu yang selama ini saya amati dari pasangan-pasangan yang ada di lingkungan kehidupan saya.

Dan akhirnya saya cuma mau berbagi pemikiran saya ini kepada teman-teman yang sudi membaca. Dipikir-pikir sok tahu banget ya saya nulis kayak begini, padahal belum nemu gembok yang tepat juga buat dibuka, haha.. Yah, namanya juga berbagi, yang ada (ilmu dan pengalaman yang sedikit) yang dibagi😄. Intinya 3 poin aja, 1) Ikhtiar untuk mendapatkan jodoh yang terbaik DAN tepat menurut Allah, 2) Karena minta jodoh yang terbaik DAN tepat menurut Allah, ya kita harus memohon dan berdoa pada Allah agar diberikan, 3) Kalo udah tepat, adanya perbedaan-perbedaan Insya Allah bukan masalah, asal bisa disikapi dengan bijak dan dinikmati.🙂

Sekian sharing pemikiran dari saya, yang sedikit curcol, tapi Insya Allah ada isinya. Semoga bermanfaat. Maaf-maaf kalo ada salah kata, hehehe..

Kemayoran, 160910

  1. Semoga lekas menemukan gembok/anak kuncinya ya mas🙂

  2. hmmm, pas banged perbandingannja Cowo jadi Anak Kunci, dan Cewe jadi lobank gemboknja, wok wok wok

    busway, tapi 99% pasangan anak konci dan gembok di dunia ini, terbuad dari bahan jank sama lho, klo mo berpegangan sama analogi anak konci dan gembok

    tapi 1% juga manusia sih…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: